Gambar Firaun Yang Lemas Di Laut Merah


Oleh usinwafer

Relief Thutmose II
Benarkan Thutmose II Fir’aun yang tenggelam di Laut Merah?

Sejauh ini telah banyak studi yang dilakukan untuk mengidentifikasi siapakah Fir’aun yang sedang berkuasa saat peristiwa keluarnya Musa beserta Bani Israel dari tanah Mesir. Berikut beberapa kandidatnya :
Ahmose I (1550 SM – 1525 SM)
Thutmose I (1506 SM – 1493 SM)
Thutmose II (1494 SM – 1479 SM)
Thutmose III (1479 SM – 1425 SM)
Amenhotep II (1427 SM – 1401 SM)
Amenhotep IV(1352 SM – 1336 SM)
Horemheb (sekitar 1319 SM – 1292 SM)
Ramesses I (sekitar 1292 SM – 1290 SM)
Seti I (sekitar 1290 SM – 1279 SM)
Ramesses II (1279 SM – 1213 SM)
Merneptah (1213 SM – 1203 SM)
Amenmesse (1203 SM – 1199 SM)
Setnakhte (1190 SM – 1186 SM)

 

Menurut studi yang dilakukan oleh Sejarawan Alan Gardiner, setelah kematian Thutmose I dan masa persinggahannya selama 40 tahun di Madyan / Midian, Musa memutuskan untuk kembali ke tanah Mesir tempat beliau dibesarkan. Allah menugaskan Musa untuk menyampaikan ajaran agama yang hakiki kepada Fir’aun. Pada saat itu, Mesir dipimpin oleh Raja Thutmose II yang memperistri Ratu Hatshepsut.

Thutmose II, menurut sejarah bukanlah sosok Fir’aun yang hebat, sebaliknya istrinya Hatshepsut yang banyak berperan penting bagi kemajuan kerajaan. Walaupun bukan merupakan sosok pemimpin yang dikatakan berpengaruh, Gardiner tetap meyakini Thutmose II merupakan kandidat terkuat fir’aun yang melakukan pengejaran terhadap Musa beserta kaum Bani Israel. Hal itu dikarenakan banyaknya kecocokan dengan studi sejarah yang ia lakukan.

Garnier juga menambahakan bahwa di pusara tempat berdiamnya mummi Thutmose II, hampir tidak ditemukan ornamen-ornamen dan benda-benda berharga “semewah” pusara raja-raja Mesir kuno yang lainnya. Ada kesan bahwa raja ini tidak begitu disukai dan dihormati oleh rakyatnya, sehingga mereka tak peduli dengan kematian sang Raja. Selain itu, kematiannya yang mendadak juga menjadi salah satu alasannya.

Penelitian terhadap Mummi Thutmose II yang ditemukan di situs Deir el-Bahri pada tahun 1881 mengungkapkan bahwa terdapat banyak bekas cedera di tubuhnya, dan Mummi-nya ditemukan tidak dalam kondisi yang bagus. Hal ini mungkin menandakan Thutmose II mati secara tidak wajar.

Apakah cidera di tubuhnya itu akibat hempasan kekuatan gelombang Laut Merah yang secara tiba-tiba tertutup kembali? Wallahu ‘alam Bishawab
Al-Quran sendiri mengisahkan detik-detik terakhir kehidupan Sang Fir’aun :

“Dan Kami memungkinkan Bani Israel melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir’aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir’aun itu telah hampir tenggelam berkatalah ia ;” Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israel, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. ( QS Yunus 90).

Dari ayat diatas kita dapat mengetahui bahwa Fir’aun mencoba memohon kepada Allah agar ia diselamatkan ketika air mengenggelamkan raganya. Namun sangatlah jelas bahwasannya tindakan Fir’aun hanyalah suatu kebohongan semata sebagai alasan untuk menyelamatkan dirinya sendiri dari maut.

Setelah sang Fir’aun tewas pada periode pemerintahannya yang tergolong singkat, besar kemungkinan jalannya roda pemerintahan diambil alih sementara oleh sang Ratu yang tak lain ialah Hatshepsut sebelum akhirnya Thutmose III naik tahta.

Jika benar Thutmose II merupakan Fir’aun yang dimaksud, ada suatu kemungkinan kronologi sejarahnya menjadi demikian :
Pertama, Musa dibesarkan dilingkungan kerajaan Mesir saat Thutmose I berkuasa, dan istri Thutmose I yang menemukan bayi Musa saat hanyut di Sungai Nil.

Kedua, selang puluhan tahun setelah Musa melarikan diri dari tanah Mesir karena ancaman hukuman mati akibat peristiwa terbunuhnya seorang prajurit kerajaan olehnya, ia kembali untuk menyampaikan ajaran Allah kepada Fir’aun. Namun pada saat itu mungkin Thutmose I telah meninggal dan digantikan putranya Thutmose II.

 

Mengapa Thutmose II Diyakini Sebagai Firaun Yang Tenggelam di Laut Merah Sedangkan Mummi-nya Sendiri Berhasil Ditemukan?

Mummi Thutmose II
Pertanyaan diatas memang kerap ditanyakan. Mereka yang bertanya kebanyakan beranggapan bahwa Jasad Fir’aun tidak mungkin berhasil ditemukan apalagi dalam bentuk Mummi, sebab telah tenggelam di Laut Merah bersama bala tentaranya.
Bagi kawan-kawan muslim, Al-Quran mengisahkan kepada kita sebagai berikut :

“Apakah sekarang (kamu baru percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesunguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuatan Kami. ( QS Yunus 91-92).”

Tentunya ayat diatas sudah cukup menjelaskan mengapa Allah dengan sengaja menyelamatkan jasad sang Fir’aun.

About these ads

58 responses to this post.

  1. Semoga bisa jadi pelajaran buat manusia sekarang

    Balas

  2. Posted by moshie2 on 28 Oktober 2009 at 11:06 am

    tak mustahil. kerana al-quran hanya merakamkan plot2 penting buat pengajaran. tidak akan menggambarkan keseluruhan peristiwa. walaupun sifat sombong fir’aun yang diceritakan dari awal beliau bermimpi sehingga akhir beliau tenggelam seolah2 watak fir’aun itu hanya seorang. bukan dua seperti dalam kajian. Allah lebih tahu…

    Balas

    • Posted by handika taurus on 31 Disember 2009 at 9:19 am

      yup benar sekali
      wallahuallam

      tapi itu kan hanya perkiraan saja,kalau perkiraan bisa salah bisa benar juga

      Balas

    • Posted by wahyudin on 29 Mei 2010 at 8:02 pm

      mengapa anda belum mengerti ttg agama muslim……? pdhl ayat alqura’n sudah menjelaskan………..nya..memang ilmu sains bisa akurat bisa juga tidak………tpi ini hubungan nya dengan kekuasaan allah SWT hanya manusia bisa mengambil pelajaran dr sebuah peristiwa..ini

      Balas

  3. Posted by ummu azka on 20 November 2009 at 12:48 pm

    Maha suci Allah, tiada sekutu baginya, hanya Dia yang mengetahui segala yang goib. mari kita jadikan sisi kehidupan firaun sebagi ibroh bg kita.

    Balas

  4. Posted by agustina on 5 Disember 2009 at 8:27 am

    subhanallah, siapapun fir’aun yang tenggelam di laut merah bukan hal penting bagi kita, pelajaran yang bisa kita ambil bahwa tidak sedikitpun kesombongan disukai Allah. Ya Rabb, kami berlindung pada-Mu dari setitikpun kesombangan dalam hati kami.

    Balas

  5. Posted by bandoel on 8 Disember 2009 at 7:23 pm

    Maha benar Allah dengan segala firmannya..

    Balas

    • Posted by maya on 23 Mac 2010 at 4:08 pm

      ini semua adalah kuasa illahi kita harus mempercayai apa yang sudah dikehendaki oleh Allah pasti akan terjadi ……..

      kun fayyakun maka terjadilah …..!!!!!

      Balas

  6. Posted by nana on 7 Januari 2010 at 10:17 am

    subhanallah…

    Balas

  7. Posted by roslee on 8 Februari 2010 at 1:40 am

    Semoga tiada lagi yang berperangai seperti Firaun yang menentang ajaran Allah pada zaman sekarang .

    Balas

  8. Posted by iin rosidiin on 20 Mac 2010 at 6:34 pm

    ALLAHHUAKBARR

    Balas

  9. Posted by Doel on 25 Mac 2010 at 6:23 pm

    Tidak Ada Manusia Yang Dilahirkan Sempurna..
    Semoga Peristiwa Ini Menjadi Pelajaran BAgi Kita Semua,,,
    Amiin….

    Balas

  10. Posted by sabriannoor on 4 April 2010 at 5:20 pm

    Firaun dulu memang kejam, tapi waspadai firaun jaman sekarang…Yg ber wajah tampan, berdasi dan berkuasa…!

    Balas

  11. subhanallah, Maha benar Allah atas segala firman Nya, semoga menambah iman kita kepada Nya.

    Balas

  12. Posted by kamaruddin ibrahim on 19 Mei 2010 at 8:10 pm

    Allah Mahabenar

    Balas

  13. Posted by Medit on 22 Mei 2010 at 1:15 am

    Alhmdlh, terimakasih………!!!!!!!

    Balas

  14. Posted by wahyudin on 29 Mei 2010 at 7:55 pm

    ………..allahu akbar……….jangan ragu2 dalam meyakini agama islam bahwa itu semua ssuai dgn firmannya?

    Balas

  15. Posted by Young-in on 14 Jun 2010 at 2:01 am

    biarlah,firaun mati kualatlah dia.. menderita gak ada selesainya..

    Balas

  16. Posted by husna on 21 Jun 2010 at 10:52 pm

    Allah Maha Kuasa…..
    Maka janganlah berjalan dimuka bumi dengan keangkuhan dan kecongkakan….

    Balas

  17. Posted by Esmari Rabi on 6 Julai 2010 at 4:50 pm

    Terima kasih atas bukti sejarah yang selama ini saya cari…

    Balas

  18. Posted by benny on 9 Julai 2010 at 1:07 am

    kayaknya sih firaun yang ini kali.

    Balas

  19. Posted by hamba Allah..ballack on 3 Ogos 2010 at 3:34 am

    bagi saya..sya sangat percaya DENGAN KEKUASAAN ALLAH SWT..hanya ALLAH yg tau SEMUANYA…

    Balas

  20. Posted by siti ayuni bt raduan on 2 September 2010 at 9:36 pm

    ye ke

    Balas

  21. Posted by jolodos on 13 September 2010 at 1:00 am

    Firaun…. Jngn lg dweh

    Balas

  22. betapa hebatnya

    Balas

  23. Posted by aflah on 28 September 2010 at 2:18 pm

    Allahuakbar

    Balas

  24. Posted by syuk on 12 Oktober 2010 at 11:51 pm

    btl k 2?

    Balas

  25. Posted by diinda on 4 November 2010 at 3:17 pm

    allahu akbar .
    allah ygg berkuasa atss sgla.y .

    semoga tt smua dptt mnjdi pljaran bagi kta semua .
    amiin :) .

    Balas

  26. Posted by opal on 27 November 2010 at 12:29 pm

    waaaaaaah segala puji bagi allah

    Balas

  27. Posted by novel on 3 Disember 2010 at 11:38 pm

    Subkhanalloh

    Balas

  28. Posted by Insan on 14 Disember 2010 at 10:53 am

    Mudah2-an kita tidak termasuk orang orang yang lalai dan kufur akan nikmat-Nya……

    Balas

  29. bismillah hirrahman nirrahim ( dengan nama allah yang maha penyayang lagi maha pengasih)kalau tidak penyayang allah mungkin banyak yang akan terjadi seperti firun di zaman ini,allah akan menunda memberikan ganjaran sampai waktu-a yang telah di tentukan. firun sebagai pelajaran bagi kita sesuai dengan fiman allah.firun sesosok manusia yang sombong sama juga seperti karun mahabesar allah dari segala firman-a

    Balas

  30. Posted by Eni rahmawati on 25 Disember 2010 at 9:01 pm

    Masy@ aLLah..

    Balas

  31. Posted by ADY on 28 Disember 2010 at 1:39 pm

    NI LAH ORANG YG MENGAKU DRINYA TUHAN

    Balas

  32. Posted by echhaa on 7 Januari 2011 at 5:41 pm

    mari kita berserah diri pada_nya

    Balas

  33. Posted by Rico Marbun on 7 Februari 2011 at 5:57 pm

    Allahuakbar maha suci Engkau ya Allah yang telah membinasakan Fir’aun dan bala tentaranya yang angkuh dan sombong.

    Balas

  34. Posted by hidry on 25 Februari 2011 at 2:41 pm

    maha suci allah dengan segala firman nya,ya allah hanya pada mu kami berserah diri, maka pelihara lah kami dan jangan enkau biar kan kami terjerumus dalam ke musrikan. amiien….!!

    Balas

  35. Posted by putri on 28 Februari 2011 at 1:43 pm

    iihhh raja firaun ternyata tua juga ya sekarang

    Balas

  36. Posted by manjotbee on 4 Mac 2011 at 2:55 pm

    maha suci allah maka bertobat lah…….

    Balas

  37. fir’aun memang kejam
    semoga tdk ada fir’aun di jaman sekarang

    Balas

  38. Posted by Abu siri on 25 Mac 2011 at 5:32 pm

    maha besar Allah yang telah menciptakan dunia dan segala isinya

    Balas

  39. Posted by niza ismail on 3 Mei 2011 at 11:49 am

    Allahuakbar…sesungguhnya Allah itu maha besar dan maha berkuasa…

    Balas

  40. ALLAH berfirman lebih kurang mahfumnya hari ini aku akan sempurnakan balasan kebaikan dan keburukan hamba ku….

    Balas

  41. Posted by birdayrebink on 11 Jun 2011 at 12:13 am

    Dan (ingatlah),ketika kami belah laut untukmu,lalu Kami selamat kan kamu dan Kami tenggelamkan (fir’aun) dan pengikut pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan.AL BAQARAH ayat 50.
    kirana ini sudah jelas untuk jawaban soal fir’aun….

    Balas

  42. Posted by see saw on 25 Jun 2011 at 8:47 am

    ini bnar tiada dusta

    Balas

  43. Posted by AL MULK MUHAMMAD KADAFI AL SATAKA on 6 Ogos 2011 at 12:28 am

    benar-benar kekuasan allah, sangat menabjubkan dan dahsat,..,,,
    allah telah mengabaikan jasad firaun menjadi kekal, sebagai pelajaran, untuk umat skarang sampai hari kiamat, inilah ciri-ciri nyata orang yang nggk pcya bahwa tuhan itu ada,.. bahkan menganggap dirinya tuhan subahannallah… agama islam adalah agama yang BENAR,…

    Balas

  44. [...] Gambar Firaun Yang Lemas Di Laut Merah (via Darul Ulum online) Posted by Baba Syarif on 23 Agustus 2011 Oleh usinwafer " Relief Thutmose II Benarkan Thutmose II Fir’aun yang tenggelam di Laut Merah? Sejauh ini telah banyak studi yang dilakukan untuk mengidentifikasi siapakah Fir’aun yang sedang berkuasa saat peristiwa keluarnya Musa beserta Bani Israel dari tanah Mesir. Berikut beberapa kandidatnya : Ahmose I (1550 SM – 1525 SM) Thutmose I (1506 SM – 1493 SM) Thutmose II (1494 SM – 1479 SM) Thutmose III (1479 SM – 1425 SM) Amenhotep II (1427 SM – 1 … Read More [...]

    Balas

  45. Lha truz faktx yg mna

    Balas

  46. Posted by hendra on 20 Januari 2012 at 1:31 pm

    Insya allah…

    Balas

  47. Semoga tdk ada lagi manusia seperti itu,dijaman skrg

    Balas

  48. Posted by hasanah on 5 Disember 2012 at 2:50 pm

    Subhanallah…. smoga kita dalam lindungan Allah selalu. Amien…

    Balas

  49. Posted by apriliadi on 17 November 2013 at 10:38 pm

    kenapa orang_orang di luar agama islam belum mempercayai agama islam,padahal sejarah sudah membuktikan kebenaran yang di bawa oleh nabi saw…tapi mudah2an hatiny segera di ketuk oleh allah swt untuk masuk agama islam agar bisa terhindar dari siksa nerakanya allah swt…amiin

    Balas

  50. allahu akbar

    Balas

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,437 other followers

%d bloggers like this: